The Sixth Sense-ation

Rasa dan intuisi adalah perubah dunia. Tanpanya, peradaban manusia tidak akan digerakan menuju kehidupan yang lebih sempurna. Tidak ada keberanian dan terobosan akan perubahan, tanpa rasa dan intuisi yang menggerakannya. Rasa dan intuisi adalah indera ke enam, yang banyak dinafikan oleh indera yang hanya lima. The Sixth sense-ation, menggerakan rasa dan intuisi, tidak sebagai tak terjamah dan tak terkelola. Lintas budaya, sains-teknologi, ideologi, bisnis, sosial, politik, negara.

Monday, November 14, 2011

Nuju Jiwa Tenang/Tenteram/Mutmainnah

Menuju jiwa yang ingin memenuhi hidupnya, yg tenang-tentram/mutmainnah


Mari camkan satu2..... PERLAHAN2...... ihwal semua apa yg kita PUNYA .... (termasuk masih akan/direncanakan/ dipingin2i).

List lengkapnya, mungkin sederhananya seperti berikut;

PUNYA jalinan JIWA:
Suami/istri/kekasih, orang tua/anak, sanak/sahabat, hewan kesayangan dll.
Sebagai KASIH PUNYA KU.....

PUNYA wujud MATERI:
kediaman, kendaraan, duit/simpanan/investasi/perhiasaan, karya/bisnis/ pekerjaan dll.
Sebagai KEKAYAAN PUNYA KAMI...

PUNYA KEBANGGAN:
Agama/ibadah/kepercayaan, ilmu/pendidikan, jabatan/posisi, keunggulan/kelebihan/ kecantikan/kegagahan, kesehatan, menguasai/kooptasi/ordinasi, kesukuan/kedaerahan/kenegaraan, partai/golongan, bakat/talent/kemampuan, hobi/kebisaan/kegemaran, klub olah raga/musik, jagoan/idola/idaman/sokoguru atlet/aktor/artis/pejuang, solidaritas sekolah/kelompok/perkumpulan....dll dll.
Sebagai STATUS PUNYA KITA....

Punya juga:
Hak jalur jalan saat berkendara, hak berpuas diri, hak tak suka ter/diganggu/ gugat, hak tersinggung, hak mengejar hasrat/impian/ harapan....dll dll.
Sebagai POKOKNYA GUE PUNYA MAU...

Ternyata.....

Semua rasa KETIDAK KETENANGAN Seperti:
Cemas, Gelisah, Khawatir, Was2, Stress, Takut, Tak berdaya, Rendah diri, Dipermalukan, Kesal, Iri, Sombong, Takabur, Marah, Benci, Pundung, Dendam, Sedih, Kecewa...... Silahkan sebutkan yg lainnya selengkap2nya........

Adalah SELALU & PASTI, terkait/ disebabkan/ dipicu oleh apa2 yg kita PUNYA.


Maka.....

Jika ingin HIDUP TENANG dan NYAMAN.... REPOSISIKAN RASA KEPUNYAAN tsb!!!

Sebagai TIDAK LAGI/BUKAN PUNYA saya/kita/kami/gue.

Karena SEMUA yang ada di Langit dan BUMI adalah KepunyaanNYA!

Manusia hanya PUNYA sbg TITIPAN, bukan PUNYA sbg MILIK.

Kalau yg PUNYA segala, inginkan dengan caraNYA. Kenapa kita yg dititipkan jd cemas, takut, sedih dll??? Wong yg punya mau nya demikian. Yg dititipkan ya terserah yg punya bukan?


Nah.... Kecuali merasa Lebih Memiliki, lebih Kuasa, lebih berhak dari Yang PUNYA....

Pantes saja segala penyakit rasa, cemas, gelisah dlsb menguasai jiwa kita (Dan tentunya serta merusak badan kita)..... Sehingga JAUH dari JIWA MUTMAINAH.


Maka, jika kita mampu mengakui bahwa "TIDAK ADA YG KITA PUNYA! Sebagai milik kita!

Karena Semua adalah dari DIA, oleh DIA, milik DIA.........

Maka Selamat datang jiwa yg Tenang/ tenteram (Muthmainah). Dan nantikan Undangan ALLAH SWT sbb:


Al Fajr 27-30

Ya ayyuha an-nafsuhu Al Mutmainnah. irji'i ila robikki radhiyatan mardhiyah. Fadkhuli fi 'ibadii. Wa adkhuli jannati
"Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridai-Nya. Maka masuklah ke dalam jemaah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku"


Jiwa MUTMAINNAH itu MUDAH.
Cuma perkara BERSERAH.
Semua punya2 itu milik ALLAH
.

Kita cuma penitipan,....... yg akan diganjar atas penitipanNYA...... Dan bukan malah rebut kepemilikianNYA.



Insyaallah

Walahualam bishawab

Wassalam

Wednesday, November 09, 2011

Harumkan Kata (Feel Popularis)

Coba bicara
Dengan kita TUTUP MATA TAK BUKA TELINGA
Yang ada hanya SERIBU KATA,
Kosong TANPA ADA MAKNA
FANATIS membawa ANARKIS

Coba bicara
Dengan kita BUKA MATA namun TAK BUKA TELINGA
Yang ada hanya SERIBU FAKTA
Yang KOSONG TANPA MAKNA
DALIL TEKNIS tak kan habis

Coba bicara
Kali ini dengan BUKA MATA dan TELINGA
Akan tercipta SERIBU CERITA
Asik MEMBUMBU MAKNA
DISKUSI LUPA EKSEKUSI

Ayo bicara
BUKA MATA, TELINGA dan buka kan HATI mu
KanTERPANCAR KATA
Yang sarat SARAT MAKNA
Temukan RASA dengan INTUISI MERAGA



HARUMKAN setiap KATA
TENANGKAN setiap JIWA
Tembuskan semua batas-batas, belenggu pikiran Kita
LUGAS kan BERTINDAK Kita
LUWES kan BERSIKAP Kita
Saling JAGA DIRI MULIAKAN KERENDAHAN HATI
HARUMKAN SETIAP KATA

Lepaskan Kata
Sepenuh Jiwa Raga MEMBUKAKAN HARAPAN
Kan adanya KASIH yang saling BINA
MELEBURKAN PERBEDAAN dalam KETULUSAN KEJUJURAN

Song & Lyrics by B I S M A

Wednesday, August 18, 2010

Sebelum Membenci atau Mencita

INILAH PENCITRAAN: .....

Tuntutan modernisasi, pendorong keindahan dunia yang semakin perlu di-'indah'-kan.....

Kini, apapun-siapapun, mencandu-mencumbu nya. Saya subject (seller), atau saya object (buyer), takkan hidup bernafas, tanpanya.....

Telah mencokok redefinisi mencintai, sebagai EFISIENSI... : "cukup pada label & kemasan". Cukup bungkus saja, maknai lah cinta melaluinya....... Itu sudah....!

Berpose, berperilaku, bertutur kala laku presentasi, pelaporan, sales, marketing dan juga kampanye. Apa yg ditunggu????
..... Jatuhkan keputusan mencinta..... melalui sangkakala pencitraan....

Mareee yuk... Gincu- bergincu. Semakin bergincu. I love you....

Kini, bukan saja mencintai secara tulus, jujur & ikhlas kepada isi, terasa rumit dan melelahkan. Lebih dari itu, bahkan sudah TIDAK PERLU, atau... diasingkan...

Namun.............
Tak perlu takut atau merugi tergilas zaman....
Waras dan ADIL (=cinta-benci proporsional), tetap 'ku'perlukan.
Bagi 'ku'; sang pecinta SEJATI.
Dan dalam kesejatian itu,..... 'aku'..... masih Arjuna sang pencari cinta...

(jreng!!!....... mainkan bekgron musik dewa19)


"Jangan lah Kebencian (dan Kecintaan) mu, ..... membuat mu tak berlaku adil"

Tetap peliharalah diri kita, dalam kesejatian, kewarasan dan keadilan.

Saturday, April 03, 2010

Ayah dan Ibu Ku

Seorang Sahabat bertanya tentang bagaimana ihwal Ayah dan Ibu....?

Ayah & Ibu adalah segalanya tentang kebersamaan.
Mereka bukan cerita satu persatu.
Sedemikian tak ada cerita atau kisah, yg mampu memisahkan mereka.
Mereka selalu tersampaikan sebagai kesatuan tak terpisahkan.

Sebagai aku, selembar kanvas yg putih bersih,
Mereka menyiapkan bersama warna2, kuas tuk mewarnai.........
serta goresan2 awal saat ku masih tak berdaya.
Selanjutnya, mereka menuntun ku cara2 menggoreskan yg sebaik-baiknya.
Silih berganti bentuk lukisan dgn warna2 indah menghiasi diriku........
Sampai kutemukan lukisan terindah bagi diriku.
Karya, goresanku sendiri......

Setiap orang akan beragam memberi komentarnya, akan siapa dan bagaimana diriku.
Suka- tidak suka, baik - buruknya komentar itu.
Namun ada suatu hal yg mereka akan tetap bersepakat tentang aku.
Aku adalah sebagai lukisan indah,.......
berkat bingkai yang indah disekelilingku.

Oh ya, aku lupa,....... bingkai indah itu,
Juga merupakan hiasan karya ayah-ibu ku,........ yg tak kan lekang indahnya karena waktu.
Selalu terbawa menjaga aku, menegakan diriku. Tak tergantikan/terubahkan oleh apa pun.
Bingkai kasih sayang yg melindungi dan menjaga ku, untuk selalu disukai semua orang yg kelak berjumpa denganku.

Selanjutnya bagaimana kasih sayang Ayah dan Ibu, ku rasakan?

Ibu melindungi ku dalam kereta kehidupan, tuk terjaga dari kelaparan, kedinginan, ketakutan dan kecemasan dengan kasih sayangnya.
Ibu adalah luapan kasih sayang dengan penuh sentuhan.

Maka ayah memimpinku di depan di luar kereta, melawan semua rintangan kehidupan, tanpa aku pernah tau betapa bagaimana perjuangannya.
Ayah adalah luapan kasih sayang, bahkan tanpa harus menyentuhku.

Thursday, December 17, 2009

Sepenuh hati bagi Bumi

Bumi kita....
Lelah Nifas

Melahirkan putra-putri nya
Memberikan segalanya

Tetap menunggu,
Tuk dipanggil.... Ibu

Jabat Erat Sahabat

Kamu diseberang....

Ku lihat tangan mu disana

Juga tangan ku

Thursday, April 02, 2009

Negara bagi Bangsa Indonesia.... Forgotten Not forvigen

Nasib Bangsa Negara Indonesia.... dulu... saat ini.... dan yang akan datang....

Para Founding fathers, menetapkan pilar legislative khas Indonesia

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
Dua pilar yang khas, unik, tak ada bandingannya di dunia.
................... Sebagai representasi.......
Bangsa Indonesia yang khas, unik dan tak ada bandingannya di dunia.

DPR adalah representasi rakyat via pesta demokrasi, memetakan kepentingan partai/golongan dalam jumlah kursi
Diatasnya ada MPR, dimana permusyawaratan, sebagai jati diri bangsa Indonesia, terwujud. MPR menjaga dan memantapkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan partai/golongan

Mungkin karena, ketidak mampuan pengelolaan kekuasaan pada masa ORBA, yang memanipulasi MPR, bukan sebagai Majelis Permusyawaratan Rakyat, tapi sebagai Majelis Pemujaan 'Raja'......
Mungkin juga karena ketidak percayaan diri, dan lebih meyakini pandangan nation-state bangsa lain, yang memang tidak mengenali arti dan orisinalitas musyawarah, dalam text book politik global......

Maka DILUPAKAN lah upaya para founding fathers....
Maka DILUPAKAN lah, citra sejati bangsa Indonesia....

Maka diciptakanlah DEMOKRASI adalah segala2nya.... dan Musyawarah DILUPAKAN
Maka diciptakanlah DEMOKRASI adalah segala2nya....dgn format DPR, DPD, otonomi dlsb dan memuseumkan Musyawarah..... Sebagai bagian sejarah yang DILUPAKAN

Marilah beredemokrasi untuk menyatakan SIAPA dan DARIMANA ANDA,
dan diatasnya marilah bermusyawarah untuk menyatakan SIAPA dan KEMANA KITA

Musyawarah....
Its Forgotten.... but not Forgiven
Apabila masa depan bangsa dan negara, .... hanya bagi kepentingan golongan/partai

Demokrasi....... demi kursi......
Musyawarah..... jangan menyerah.......

Friday, March 06, 2009

Masa ke masa

masa depan....... adalah kemungkinan
tentang membuka semua kesempatan

masa lalu........... adalah kepastian
tentang pelajaran tersimpan

masa kini ......... adalah keputusan
tentang masa lalu dan masa depan

Saturday, February 07, 2009

Favors on man and woman

Favors men who have a future and women who have a past

Masa depan lelaki bukan masa lalunya
Masa lalu wanita bukan masa depannya

Raihan lalaki adalah masa depannya
Pijakan perempuan adalah masa lalunya

Dengan masa depan, lelaki adalah lelaki
Dengan masa lalu, perempuan adalah perempuan

Monday, January 19, 2009

Perlawanan sebagai siratan kelemahan atau suratan kekuatan

Thunders and lust around Loki
Mountains under a funeral mist
Forest baptized for the blood of the swords
Iron weapons, glory and victory
The strong is stronger alone
(lyrics by Malkuth)

Dalam perlawanan.....

Seberapa efektifkah....menahan lawan untuk melemah?
Misal boikot/embargo,
Sebagai....selemah-lemahnya kemampuan diri

Seberapa efektifkah....melepas diri utk menguat?
Dalam berjuang untuk bisa mengejar/melampaui kemampuan lawan
Sebagai....sekuat-kuatnya mendorong kemajuan diri

Paling tidak,.... salah satu....harus ada yang dilakukan.
Demi menyatakan bahwa kita MEMANG melawan......

Melawan sebagai siratan kelemahan atau suratan kekuatan....